Batas kesuksesan
Seringkali pikiran kita sendirilah yang membatasi apa yang bisa dan apa yang tidak bisa kita raih. Sementara tindakan kita akan sangat tergantung pikiran kita. Jika pikiran kita membatasi, maka tindakan kita juga terbatas, dan tentu saja sukses kita juga akan kita batasi. Berpikirlah diluar kotak.
Dimanakah udara yang kucari?
Pagi yang dingin
langit yang meng-abu
menemani hatiku yang tak menentu
hidupku semakin kacau
kelelahan menapaki hari kurasakan
kehampaan ruang mencoba masuk dalam relung batin
kebencian pada diri pun kadang tak bisa dielakkan
sesak…
sesak…
aku sulit bernafas
dimanakah udara yang kuperlu?
hujan kini mulai turun
seperti air mata yang meminta dia kembali…
dia,…
Ketika aku harus memilih
Ketika aku harus memilih
antara cerita dua kehidupan
yang akan mengalir
dalam setiap detik waktu
Atau ketika aku harus memilih
antara membaca puisi Khairil Anwar,
syair Kahlil Gibran,
atau Sapardi Djoko Damono
yang akan memberi inspirasi
disetiap gores karyaku
Dan mesti aku harus mengatakan
bahwa karyaku tak ternilai
dibanding karya mereka
Aku dan Bukan
Aku bukanlah Imam,
Seorang manusia yang selalu jadi leader dimanapun ia berada, follower orang lain dimatanya
Aku bukanlah Sumanto,
seorang manusia yang memakan daging manusia
Aku bukanlah Mawar,
seorang manusia yang mengalami kegelisahan
yang ia sendiripun tidak tahu penyebabnya.
seorang manusia yang merasa bersalah ketika berjalan berduaan bersama lawan jenisnya
Aku bukanlah melati,
Seorang manusia yang berani berkorban segalanya demi cinta,termasuk harga dirinya sekalipun
Aku bukanlah binatang jalang,
seperti yang diungkapkan Chairil Anwar dalam puisinya
Ya…
Inilah aku,
seorang manusia yang bisa terbang kemanapun aku mau,
seorang manusia sederhana dan mencintai kesederhanaan…
So, jangan vonis aku dengan sebelah mata…
Katakan saja!
Katakan,
yang indah itu indah
Katakan,
yang indah itu meskipun harus mengorbankan
yang tidak indah
Katakan,
yang tidak indah itu tidak indah
Katakan,
yang tidak indah tanpa harus mengorbankan
keindahan
BlackWhite
Dibatas lelah
Kuhentikan, langkah hidup ini
Mungkin harusnya aku mengerti
Semua adanya
Bila… kubayangkan warna hidupku
Kulukis dunia hitam dan putih
Yang hanya berselang
Tawa… Tangis…
Ada saat
Kutenggelam, dilumpur – lumpur
Kupastikan, kuhempaskan
Diriku dijalanan lurus
Semua itu harus tertelan pahit dan manis
Aku memang manusia
Yang takkan mungkin
Harus selalu putih
Akupun tak ingin
Terlukis hitam lagi
Biarlah hidup
Berjalan lagi apa adanya
Hitam… Putih…
Pahit…. Manis…
Tawa…. Tangis….
Sahabat
Sahabat,…
indah terukirjalan yang telah kita lalui
berliku dan terjal, tapi tidak mengganjal
setiap halangan yang mengganjal
setiap halangan yang menghadang
hilang tinggal kenangan
karena kita selalu beriringan
seiya-sekata dalam perjuangan
ahabat,…
telah banyak tetesan keringat kita peras
hingga ia menjadi saksi sebuah pengorbanan
semuanya tak kan sia-sia
semuanya kan berbuah kebahagiaan
keringat kita kan menjadi kristal-kristal penuh
kemilauan cahaya terang
karena kita telah bersepakat
ikhlas berharap ridha dari-Nya
Sahabat,…
andai waktu berhenti, dan berulang kembali
tak kan kubiarkan detik-detik yang terlewati
hilang tiada makna yang dicerna
tiada arti yang terpatri
hampa
hanya berisikan kegundahan hati
kegalauan jiwa
karena salah dalam berucap
keliru dalam bertindak
dan kaupun kecewa
dan kaupun terluka
tapi sungguh!
tiada dendam terpendam
karena semua kita sadar
manusia tiada yang sempurna
sahabat,…
kita telah duduk bersama, berdiri bersama
kita telah melangkah bersama, berjalan bersama
bahkan laripun kita bersama
betapa semua kita memahami
arti sebuah persahabatan
arti sebuah kebersamaan
arti sebuah perjuangan
dan arti sebuah pengorbanan
semoga kita tetap disatukan
dalam rahman dan rahim-Nya
dalam indah surga milik-Nya
sahabat,…
aku bahagia mengenalmu
aku bahagia bersamamu
dalam medan perjuangan ini…
Tempekah kamu!
Aku tahu keberadaanku…
Tak indah, tak menarik,
bahkan tak patut untuk di pandang
walau sesaat saja
Tapi…
tahukah kamu akupun punya rasa rindu,
cinta, kagum, dan segala rasa…
Walau kutahu jua semua itu
tak mungkin membuatmu menoleh
walau sedatik
Tapi tahukah kamu…..
Sebatang ilalangpun
dapat perhatian seperti bunga